1. Siapa yang mengelola data
Layanan ini dikelola oleh Generasi Hijau Indonesia (GHI). Pertanyaan atau permintaan terkait privasi dapat disampaikan melalui halaman Kontak GHI. Informasi kontak resmi dapat diperbarui mengikuti pengelolaan organisasi.
Generasi Hijau Indonesia
Kebijakan ini menjelaskan bagaimana Generasi Hijau Indonesia (GHI) mengumpulkan, menggunakan, menyimpan, melindungi, dan membagikan data dalam pengoperasian website, GHIcommunity, newsletter, dan komunikasi terkait.
Terakhir diperbarui: 13 Agustus 2026
Layanan ini dikelola oleh Generasi Hijau Indonesia (GHI). Pertanyaan atau permintaan terkait privasi dapat disampaikan melalui halaman Kontak GHI. Informasi kontak resmi dapat diperbarui mengikuti pengelolaan organisasi.
Kebijakan ini berlaku untuk website GHI, akun GHIcommunity, proses kontribusi Artikel dan Opini, newsletter, formulir Kontak, serta fungsi pendukung keamanan dan pengiriman email. Untuk tahap awal layanan, pembuatan dan penggunaan akun GHIcommunity dibatasi bagi pengguna yang telah berusia 18 tahun atau lebih. Website publik tetap dapat dibaca tanpa membuat akun.
Jenis data yang dapat diproses bergantung pada fitur yang kamu gunakan:
Data digunakan secara terbatas untuk tujuan yang relevan, antara lain:
Bergantung pada konteksnya, pemrosesan dilakukan berdasarkan persetujuan pengguna, pelaksanaan layanan atau ketentuan yang kamu setujui, kewajiban hukum, dan/atau kepentingan sah GHI yang diterapkan secara proporsional dengan tetap mempertimbangkan hak pengguna. Saat menyelesaikan onboarding GHIcommunity, persetujuan terhadap kebijakan privasi dan ketentuan layanan dicatat bersama versi persetujuannya.
Data profil pribadi seperti tanggal lahir dan nomor telepon tidak ditampilkan sebagai profil publik. Untuk karya yang diterbitkan, informasi yang wajar untuk publik dapat meliputi nama penulis, foto profil, kategori penulis, judul, isi tulisan, gambar terkait, dan metadata publikasi. Tim GHI yang berwenang dapat mengakses data tertentu bila diperlukan untuk pengelolaan akun, moderasi, keamanan, atau kewajiban hukum.
Sign in with Google digunakan untuk autentikasi akun dan hanya meminta identitas dasar yang diperlukan untuk masuk. Login Google tidak memberikan GHI akses untuk membaca isi Gmail, Google Drive, daftar kontak, atau layanan Google pribadi lainnya.
Secara terpisah, Gmail API digunakan oleh backend GHI untuk mengirim email dari akun pengirim resmi GHI dengan izin pengiriman email. Izin tersebut melekat pada akun pengirim milik GHI, bukan pada akun Gmail subscriber atau contributor, dan tidak digunakan untuk membaca inbox pengguna.
Penggunaan informasi yang diperoleh melalui Google API dibatasi pada fungsi yang dijelaskan dalam Kebijakan ini dan mengikuti Google API Services User Data Policy, termasuk persyaratan Limited Use, sejauh persyaratan tersebut berlaku pada layanan yang digunakan GHI.
Formulir Kontak menggunakan Google Apps Script/MailApp untuk meneruskan pesan ke akun email resmi GHI. Website tidak menyimpan salinan pesan Kontak ke PostgreSQL pada implementasi saat ini, tetapi pesan yang diterima dapat tersimpan pada mailbox resmi GHI sesuai kebutuhan operasional dan kebijakan penyimpanan organisasi.
Newsletter memakai mekanisme double opt-in. Alamat email belum menjadi langganan aktif sampai tautan konfirmasi dikirim dan dikonfirmasi. Pengguna dapat berhenti berlangganan melalui tautan unsubscribe yang tersedia. Metadata pengiriman dapat disimpan untuk retry, pencegahan pengiriman ganda, audit, dan pemecahan masalah delivery.
GHI menggunakan cookie atau mekanisme penyimpanan yang diperlukan untuk autentikasi, keamanan challenge Google Login, dan menjaga sesi. Pada implementasi saat ini GHI tidak menggunakan cookie untuk menjual profil pengguna atau periklanan berbasis perilaku. Cookie sesi production menggunakan pengamanan yang sesuai seperti HttpOnly, SameSite, dan Secure ketika tersedia melalui HTTPS.
GHI tidak menjual atau menyewakan data pribadi dan tidak membagikannya kepada pihak ketiga untuk periklanan, perdagangan data, atau monetisasi data pribadi. Data dapat diproses oleh penyedia layanan yang diperlukan untuk menjalankan website, database, hosting, email, autentikasi, atau layanan teknis lainnya, sejauh diperlukan untuk fungsi tersebut. Data juga dapat diungkapkan apabila diwajibkan oleh hukum atau berdasarkan permintaan yang sah dari pihak berwenang.
GHI tidak mengumpulkan data pribadi sebanyak mungkin untuk tujuan investigasi. Apabila terdapat permintaan penegakan hukum yang sah, GHI dapat memberikan data yang relevan dan memang secara sah berada dalam penguasaan GHI, sesuai kewajiban hukum dan prosedur yang berlaku.
Data disimpan selama masih diperlukan untuk tujuan pengumpulan, pengoperasian akun dan layanan, pemenuhan kewajiban hukum, keamanan, penyelesaian sengketa, audit, backup, atau kepentingan operasional yang sah. Periode teknis tertentu dapat berbeda berdasarkan jenis data. Contohnya, token konfirmasi newsletter memiliki masa berlaku terbatas, sementara data akun, konten, dan catatan editorial dapat disimpan lebih lama untuk menjaga riwayat dan integritas publikasi. GHI akan mengembangkan jadwal retensi internal sesuai kebutuhan production.
Sesuai ketentuan yang berlaku, pengguna dapat meminta informasi, akses, koreksi, pembaruan, penghapusan, penghentian pemrosesan, atau penarikan persetujuan atas data pribadinya ketika hak tersebut berlaku. Sejumlah perubahan profil dapat dilakukan langsung melalui akun. Permintaan lain dapat diajukan melalui halaman Kontak GHI dan dapat memerlukan verifikasi identitas sebelum diproses.
Beberapa halaman dapat memuat layanan pihak ketiga seperti YouTube atau Google Maps. Ketika konten tersebut dimuat, browser dapat berkomunikasi langsung dengan penyedia terkait dan penggunaan mereka tunduk pula pada kebijakan penyedia tersebut. GHI berupaya menggunakan konfigurasi yang lebih menjaga privasi ketika tersedia, termasuk domain YouTube privacy-enhanced untuk embed video.
GHI menerapkan pembatasan akses, validasi input, pengamanan sesi, hashing token tertentu, audit, pembatasan percobaan, backup, dan kontrol teknis lain yang proporsional. Tidak ada sistem yang sepenuhnya bebas risiko, sehingga kontrol keamanan akan ditinjau dan ditingkatkan mengikuti kebutuhan operasional dan perkembangan layanan.
Kebijakan ini dapat diperbarui bila layanan, penyedia, kebutuhan operasional, atau ketentuan hukum berubah. Perubahan material akan dicerminkan melalui versi kebijakan dan, bila diperlukan, permintaan persetujuan baru di dalam layanan.